Ashalina Nur Mardhiyyah

by - Mei 04, 2026


Nama cantik yang kami persiapkan untuk kelahiran anak kedua kami, yang sejak usia kandungan 5 bulan dokter bilang bahwa janin kami berjenis kelamin perempuan.

"Wah selamat ya bu! Anaknya perempuan ini" ucap dokternya saat USG kala itu.

Aku yang sebelumnya tidak pernah menaruh ekspektasi terhadap apapun, sekalipun itu jenis kelamin bayiku sendiri, tiba-tiba melonjak bahagia. Istilahnya "Bungahku tembus tekan khayangan". Sejujurnya, laki-laki maupun perempuan sama saja. Sama-sama amanah Allah yang harus dijaga sebaik mungkin. Tapi rasanya kabar ini melengkapi kebahagiaan kami, lengkap sudah anak pertamaku laki-laki lalu adiknya kelak perempuan.

Hari-hari berlalu, kehamilan semuanya baik-baik saja tanpa kendala berarti. Meski berat karena kehamilan kali ini aku dan suami harus menjalani rumah tangga jarak jauh alias LDM (Long Distance Marriage) tapi tidak masalah karena aku disini dijaga oleh mertua dan orangtua. Alhamdulillah kehadiran mereka sungguh meringankan bebanku.

Tidak banyak perintilan bayi yang aku siapkan untuk anak kedua ini, baju-baju newborn abangnya masih bagus karena hanya dipakai sebentar. Kami hanyak fokus menyiapkan kelahiran. Mengupayakan untuk melahirkan secara pervaginam setelah kehamilan sebelumnya melahirkan secara caesar, alias VBAC. Mulai masuk support grup, menyiapkan segalanya sematang mungkin.

Soal nama, Ashalina Nur Mardhiyyah ini hasil diskusi aku dan suami. Aku ingin sekali punya keluarga yang inisialnya sama yakni huruf A, berawal dari ketidaksengajaan inisial namaku dan suami sama. Dari situ, aku yang dulu pernah mengajar di SD, terpikir nama murid-muridku yang cantik dan pintar di kelas. Salah satunya ada yang namanya cantik. Aku putuskan memilih nama tersebut. Namanya Asha, aku tambahkan -lina di belakangnya supaya bagus aja. Wkwk. Sedangkan 'Nur' adalah nama titipan suami. Entah kenapa dia ngebet banget pakai nama Nur, baiklah aku setuju maknanya juga bagus. Yang terakhir 'Mardhiyyah' ini aku yang usul, aku ambil dari nama 'Ainul Mardhiyyah'. Dulu pas masih militan (wkwk) aku suka sekali mendengarkan nasyid, salah satunya nasyid yang berjudul 'Ainul Mardhiyyah' dari grup nasyid Unic. Yang katanya merupakan salah satu nama bidadari syurga. Cantik kan? Jadi, secara keseluruhan, Ashalina Nur Mardhiyyah artinya adalah:

"Perempuan cantik yang bercahaya bagai bidadari syurga"

Maasyaa Allah, cantik sekali bunyi dan maknanya. Keempat orang tua kami pun ikut memuji nama tersebut.

Tibalah saat melahirkan, next mungkin aku tulis detailnya yaa sebagai birth story. Lahirlah anak mungil tersebut dengan BB 3,5kg yang berhasil aku lahirkan secara pervaginam, alias aku bisa melahirkan normal setelah sebelumnya caesar.

Tepat di hari ke 21 kelahirannya, kami melaksanakan aqiqah untuknya, tunai sudah kewajiban kami sebagai orangtua saat itu. Alhamdulillah. Anak yang memiliki nama secantik rupanya kini telah lahir dengan selamat. Tanpa kurang suatu apapun.

Alhamdulillah.


You May Also Like

0 komentar